candra

kenapa harus taku pada matahari

08.23

pasang wi-fi gag repot,instan

Diposkan oleh ovatezia



Kali ini TP-Link merk populer dari daratan Tirai Bambu Cina untuk urusan perangkat networking merilis produk baru, TL-WA5110G, access point dengan TX Power gede, yakni 26dBi atau 400mw, dengan tujuan untuk memperluas area coverage jangkauan, bahkan di site resminya www.tp-link.com, mengklaim bisa mencapai jangkauan hingga 50 Km lebih, asal harus dilengkapi dengan antena pengarah terfokus. Menariknya dalam kelengkapan paket penjualannya, WA-5110G sudah dilengkapi dengan POE (Power Over Ethernet), dengan kelengkapan ini agaknya TP-Link berniat untuk menyasar market perangkat radio outdoor seperti halnya Engenius dan Ubiquity, namun yang membedakan dengan kedua merk tersebut adalah harga WA-5110G jauh lebih murah, hanya Tiga Ratusan Ribu (sesuai nilai kurs saat posting ini), selain itu WA-5110G juga dilengkapi fitur istimewa, seperti Supports Ping Watch Dog (berguna untuk maintenance radio jika terjadi error), Supports Link Speed Test, dan Supports Antenna Alignment. Nah sekarang mari kita mulai jajal atau adu dengan akses poin sekelas dengannya, yakni Senao Engenius ECB 3220, yang sama-sama memiliki TX Power 26dBi. Tes kali ini kita menggunakan 2 tool software, yakni Netstumbler, anda bisa mendownloadnya DISINI, dan Bandwidth Test, Download juga DISINI.
Pada kondisi Indoor yang tidak LoS (Line of Sight). kita adu kedua radio ini pada kondisi TX Power sama-sama maksimal di 26dBi, dan hasilnya :
TP-Link WA-5110G =
- Bandwidth Test (Tool Mikrotik Bandwidth Test) = max 9- 12 Mbps
- Signal Strength (Tool Netstumbler) = +36

Senao ECB 3220 =
- Bandwidth Test(Tool Mikrotik Bandwidth Test) = max 13 - 15 Mbps
- Signal Strength(Tool Netstumbler) = +39

Jadi pemenang tes kali ini adalah Senao ECB 3220, dimana pada test adu cepat throughput, ECB 3220 lebih unggul sekitar 4 poin, dan pada tes kekuatan sinyal, kembali Engenius ECB 3220 mempunyai nilai lebih 3 poin dari TL-5110G. Agaknya benar juga hukum pasar, harga menentukan kualitas, harga ECB 3220 bisa mencapai dua kali lipat dari TL-5110G, namun dengan performa diatas TL-5110G. Maka kita belajar jangan terpesona oleh harga murah, di era pasar bebas sekarang, pasar akan dibanjiri oleh produk-produk baru yang murah meriah, namun dengan kualitas yang perlu dikritisi.

Tuesday, January 12, 2010

Mengenal Routerboard RB750 Mikrotik


Dengan kehadiran Routerboard RB750, Mikrotik semakin mengukuhkan dirinya sebagai manufaktur Router kelas Low End, apalagi ambisi Mikrotik untuk "routing the wordl" senantiasa terus menggelontor produk-produk barunya ke pasaran internasional. Routerboard RB 750 ini memang dikhususkan untuk kelas entry level, untuk penggunaan di rumah atau kantor kecil (SOHO), harganya juga cukup murah, hanya separoh dari harga RB450, namun dengan spesifikasi yang hampir sama dengan RB450, antara lain CPU sama 300MHz, RAM sama 32MB(hanya bedanya RB450 RAM sudah level DDR sedang RB750 masih SDRAM) , Data Storage sama 64MB, Lisence OS Mikrotik sama level 4, jumlah port ethernet sama 5 port, namun RB750 punya keunikan port ethernet bisa difungsikan menjadi mode switch. Yang membedakan lagi RB750 dibekali dengan tombol Reset, jadi lebih simple jika kita ingin me-reset nya sewaktu-waktu, tapi sayangnya RB750 tidak dibekali dengan port serial sebagaimana saudaranya RB 450. Meski harganya cukup murah namun Routerboard ini sudah dibekali dengan Casing dan Adaptor 12Volt. Bagi anda yang suka bepergian RB750 ini cocok sebagai perangkat Router portable, bentuknya yang kecil dan enteng, sangat nyaman dijinjing.
Berbeda dengan Routerboard versi sebelumnya, dimana pada ethernet port 1 atau biasa disebut ether1 secara default tidak bisa diakses dengan Winbox, mungkin dengan alasan security, Mikrotik sengaja men-"Disable" ether1 ini, tapi bagi anda yang ingin agar ether1 ini bisa diakses oleh Winbox, berikut caranya :
Pertama, anda harus masuk dari selain ether1 misal ether2, lalu login dengan Winbox (dari ether2), buka IP ->Neighbour List ->Discovery Interface, di set jadi Enable.

Berikutnya masuk Tools -> Mac Server ->Winbox Interface tools, lalu tinggal di tambahkan, di add ->Pilih Ether 1 gateway. Demikian

1 komentar:

ovatezia mengatakan...

wah wah wah

Poskan Komentar